Skip to content

Expose Pertanian dan Kemaritiman SMK Jawa Timur 2020

Expose Pertanian dan Kemaritiman SMK Jawa Timur 2020

Dalam rangka untuk mendukung era Revolusi Industri 4.0, SMK di Jawa Timur terus melahirkan inovasi-inovasi terbaiknya. Berbagai inovasi yang terus dikembangkan itulah yang kemudian dipamerkan pada acara Expose Pertanian dan Kemaritiman SMK Jawa Timur 2020 yang dilaksanakan di SMK Negeri 05 Jember.

Hadir pada acara pembukaan yang dilangsungkan pada hari Jumat, 27/11/2020, Direktur SMK Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Ir. M. Bakrun, M.M., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Wahid Wahyudi M.T., Kabid Pembinaan Pendidikan SMK, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kurniawan Hary Putranto dan Kepala Dinas Pendidikan Jember, Bambang Hariono.

Sedang untuk Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Drajat Irawan, SE. MT. yang berhalangan hadir, diwakili oleh Kepala UPT PSMB-LT Jember, Ir. Siti Andriatie Widartien, M.Si.

Kabid Pembinaan Pendidikan SMK, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kurniawan Hary Putranto mengaku saat ini Revitalisasi SMK diberlakukan untuk bidang kemaritiman, pertanian, industri kreatif, pariwisata, teknologi rekayasa, energi pertambangan, teknik informasi dan komunikasi, kesehatan dan pekerjaan sosial, serta bisnis manajemen.

“Isu strategis yang diprioritaskan terdapat enam hal, yaitu penyelarasan dan pemutakhiran kurikulum; inovasi pembelajaran; pemenuhan dan peningkatan profesionalitas guru dan tenaga kependidikan; dan kemitraan sekolah dengan DU/DI dan perguruan tinggi; standardisasi sarana dan prasarana utama; dan penataan/pengelolaan kelembagaan,” kata Kurniawan.

Sedang Direktur SMK Kemdikbud RI M. Bakrun menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan media yang tepat untuk memamerkan karya dan ketrampilan siswa SMK.

“Melalui ekspose Pertanian dan Kemaritiman, siswa SMK dapat menunjukkan keterampilan dan karyanya. Sehingga siswa SMK dapat menunjukkan eksistensi diri karena mampu untuk bersaing dalam dunia kerja maupun untuk menjadi enterpreneur. Satu-satunya sektor yang mendongkrak pertumbuhan positif untuk pertumbuhan ekonomi adalah sektor pertanian,” terang Bakrun.

Sementara itu Kadis Pendidikan Wahid Wahyudi menyebutkan bahwa Provinsi JawaTimur menempati peringkat pertama sebagai produsen padi terbesar di Indonesia tahun 2020.

“Sebagai bentuk nyata Nawa Bhakti Satya Ibu Gubernur Jawa Timur, produksi padi Jawa Timur meningkat 0,44 juta ton dari 9,58 juta ton pada 2019 menjadi 10,02 juta ton di 2020. Surplus produksi beras Jawa Timur pun meningkat di tahun 2020 ini. Dari yang sebelumnya hanya sebesar 1,28 juta ton pada tahun 2019, menjadi 1,50 juta ton di tahun 2020. Sehingga sangat layak kalau Jawa Timur disebut sebagai lumbung pangan nasional,” ungkap Wahid Wahyudi.

Wahid mengaku bahwa potensi perikanan Indonesia adalah potensi yang terbesar di dunia. Baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya. Lebih lagi, ekonomi kelautan atau ekonomi maritim bukan hanya sekedar perikanan tangkap akan tetapi ada 11 sektor ekonomi kelautan.

“11 Sektor ekonomi kelautan itu antara lain (1) perikanan tangkap, (2) perikanan budidaya, (3) industri pengolahan hasil perikanan, (4) industri bioteknologi kelautan, (5) pertambangan dan energi (ESDM), (6) pariwisata bahari, (7) hutan bakau, (8) perhubungan laut, (9) sumberdaya wilayah pulau-pulau kecil, (10) industri dan jasa maritim, dan (11) SDA non- konvensional. Oleh karena itu, Jawa Timur sebagai provinsi dengan potensi yang besar saat ini, memiliki peluang sangat besar untuk semakin maju dengan memiliki kemampuan secara ekonomi yang tinggi,” tambahnya.

Melihat begitu besarnya peran sektor Pertanian dan Kemaritiman dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, maka SMK Pertanian dan Kemaritiman di Jawa Timur perlu ditingkatkan jumlah dan kualitasnya. Diharapkan Keberadaan SMK ini menjadi pilar utama pembangunan di bidang Pertanian dan Kemaritiman.

Selain itu lahir generasi-generasi milenial yang memiliki kompetensi yang unggul di bidang Pertanian dan Kemaritiman yang akan menjadi solusi kebutuhan tenaga kerja di bidang Pertanian dan Kemaritiman. Hal ini salah satu implikasi Jatim Cerdas Ibu Gubernur Jawa Timur.

Kegiatan seremonial pembukaan diakhiri dengan MOU bersama IDUKA, dilanjutkan dengan Penghargaan LKS Nasional, FLS2 Nasional dan Taekwondo Nasional. Kegiatan dilanjutkan dengan Pameran SMK Pertanian dan Kemaritiman. Kadisdik Jatim beserta rombongan melaksanakan tinjau lapang, untuk melihat proses belajar siswa di sekolah yg memiliki luas hingga 9 hektar ini.

Dia berpesan agar SMK harus berani berfikir antimainstream. “SMK harus mampu melahirkan enterprenuer-enterprenuer baru, startup- startup baru yang tidak lagi menunggu peluang kerja namun mampu menciptakan peluang kerja.” tegas Wahid Wahyudi.

Rangkaian acara diakhiri Peresmian Kaliber Cinema dan Lounge SMKN 5 Jember, salah satu SMK yang ditunjuk program Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). SMK Negeri 5 Jember adalah sekolah pertama yang memiliki Studio Sinema dengan kapasitas 64 tempat duduk.

“SMK Negeri 5 Jember ini sebagai salah satu Central Of Excellence (CoE), yaitu program pengembangan pusat keunggulan bagiSMKyang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan SMK,” kata Kasek SMKN 5 Jember Kumudawati. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *