Skip to content

Pengembangan Pasar Rakyat Ber-SNI di Bakorwil V Jember

Rapat Fasilitasi, Koordinasi dan Sinkronisasi Pengembangan Pasar Rakyat Ber-SNI
Rapat Fasilitasi, Koordinasi dan Sinkronisasi Pengembangan Pasar Rakyat Ber-SNI

Dalam rangka melaksanakan program Gubernur Jatim, Nawa Bhakti Satya pada Bhakti ke-7 Jatim Berdaya serta untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi dimasa pandemi Covid-19, Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Jember (BAKORWIL V Jember) menggelar kegiatan Rapat Fasilitasi, Koordinasi dan Sinkronisasi Pengembangan Pasar Rakyat Ber-SNI.

Kegiatan yang berlangsung pada 15 Juni 2021 tersebut bertempat di ruang pertemuan BAKORWIL V Jember, JL. Kalimantan No.42 Jember dengan dihadiri 45 orang perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Bappeda dan Bank Jatim dari 7 wilayah kerja BAKORWIL V Jember.

Acara yang berlangsung sejak pukul 08.30 tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Pembangunan Ekonomi, Ir. Fiddyah Rahmah dengan menghadirkan narasumber Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo Abdul Kadir  Jaelani, S.Sos, M.Si., dan Kepala Seksi Pengembangan Jasa Penilaian Kesesuaian dan Kalibrasi UPT Pengujian Sertifikasi Mutu Barang – Lembaga Tembakau (PSMB-LT) Jember Kukuk Tri Wahyuningtyas, S.TP.

Abdul Kadir  Jaelani dalam paparannya menyampaikan tentang garis besar pemenuhan persyaratan dan kiat sukses sertifikasi pasar rakyat serta memberikan motivasi dan semangat untuk pembangunan pasar ber-SNI di Jawa Timur, khususnya di wilayah kerja BAKORWIL V Jember.

Tidak lupa Kepala Disperindag Kabupaten Situbondo ini menyampaikan pengalaman dalam memperoleh sertifikasi Pasar ber-SNI serta upaya untuk mempertahankannya.

Pemateri kedua Kukuk Tri Wahyuningtyas, S.TP. membahas tuntas tentang bagaimana mewujudkan SNI Pasar Rakyat dan Sosialisasi SNI 8152:2021 Pasar Rakyat.

Dipaparkan pula tentang peran, macam layanan dan sosialisasi predikat WBK yang diperoleh UPT PSMB-LT Jember, Proses Sertifikasi Pasar Rakyat, Sosialisasi SNI 8152:2021 Pasar Rakyat dan perubahannya serta identifikasi pasar yang siap ber-SNI di 7 Kabupaten/Kota yang menjadi wilayah kerja BAKORWIL V.

Salah satu misal Kabupaten Jember, Pemerintah Daerahnya memiliki 30 pasar yang dikelola dan sudah direvitalisasi, namun belum ada satupun pasar yang siap disertifikasi karena persiapan pengelolaan dan sarprasnya masih 50 – 60 persen.

Namun demikian ada satu pasar yaitu Pasar Kreongan yang persiapan sertifikasinya sudah mencapai 90 persen, sehingga butuh waktu sekitar 1 – 2 tahun lagi untuk melanjutkan persiapan sertifikasi terkait pengelolaan dan anggaran pembangunan  infrastruktur.

“Tujuan dari sertifikasi Pasar Rakyat adalah sebagai pedoman pengelolaan pasar dalam mengelola dan membangun pasar rakyat, memberdayakan komunitas Pasar Rakyat, Produk yang beredar di dalam pasar sesuai ketentuan dan meningkatkan perlindungan terhadap konsumen serta lebih profesional dan menjadi sarana perdagangan yang kompetitif terhadap pusat perbelanjaan, pertokoan, mall, plaza maupun pusat perdagangan lainnya,” terang Kukuk Tri Wahyuningtyas.

Usai pemaparan materi oleh dua orang narasumber, acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Berbagai materi dikupas dalam diskusi dan tanya jawab tersebut. Beberapa diantaranya adalah evaluasi pada pasar yang sudah disertifikasi, pengajuan sertifikasi untuk pasar yang direvitalisasi, lembaga pengelola pasar dan berbagai materi lainnya.

Dalam kesempatan tersebut pihak Bank Jatim menyampaikan dukungannya dan siap memberikan bantuan sarpras yang diperlukan oleh pasar untuk mendukung pasar ber-SNI. Bantuan sarpras itu sendiri merupakan bentuk CSR dari Bank Jatim.

Selain itu Bank Jatim juga memprogramkan Digitalisasi Pasar Rakyat, mulai dari E-Retribusi, Q-Ris, m-banking serta co-branding yang diaplikasikan ke seluruh pasar di wilayah kerja BAKORWIL V. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *